karyajurnal.com

media online

KLHK Laksanakan Kegiatan Rapat Kerja Ekoregion

Rapat Kerja Ekoregion

 

Papua – Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Papua melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Ekoregion Papua di Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada 10-11 Agustus 2023. Raker dihadiri oleh peserta dari Eselon II Pusat KLHK, Kepala Badan/Dinas Provinsi yang membidangi Perencanaan, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan seluruh Kepala UPT KLHK di Pulau Papua.

Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono menyampaikan agenda ini merupakan rapat kerja pembangunan LHK ekoregion terakhir. Sebelumnya telah diawali di ekoregion Sumatera, ekoregion Kalimantan, ekoregion Sulawesi Maluku, ekoregion Jawa, ekoregion Balinusra, dan terakhir ekoregion Papua. Semua rapat kerja ini difasilitasi Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Setjen KLHK.

Tema rapat kerja kali ini ialah pengamanan sumber daya alam dan lingkungan hidup serta pelestarian keanekaragaman hayati pulau papua.

“Semua hasil rekomendasi raker menjadi bahan dasar untuk kebijakan pembangunan lhk nasional,” ujarnya.

Selanjutnya Bambang menyampaikan keynote speech tentang “Produktivitas Tapak Hutan dan Lingkungan Hidup untuk Pengamanan SDA LH serta Pelestarian Keanekaragaman Hayati Pulau Papua”.

Materi tersebut dibagi menjadi tiga sub tema yaitu Pengantar: Transglobal Leadership, Visi NKRI/Tujuan Bernegara dan Tantangan Global di Ekoregion; Landscape dan Seascape sebagai Basis Penerapan Transglobal Leadership; dan Aktualisasi Transglobal Leadership dalam Pengendalian Pembangunan Ekosistem Pulau Papua.

Peran Strategis P3E

Pada kesempatan tersebut, Bambang kembali mengingatkan peran strategis P3E dalam pengendalian pembangunan LHK berbasis landscape-seascape, termasuk mengawal berbagai instrumen lingkungan hidup dan kehutanan.

“P3E juga berperan sebagai jembatan penghubung dengan para pihak terkait (stakeholders) sebagai Pelaku (implementers) pembangunan LHK beserta sumberdayanya (resources), termasuk melakukan mobilisasi dan orkestrasi sumberdaya dari berbagai pihak tersebut,” jelas Bambang.

Yang tidak kalah penting, P3E bertugas untuk memastikan status keberlanjutan di level landscape-seascape sampai
ke tapak. Sehingga, diperlukan Sistem Informasi Pengendalian Pembangunan Ekoregion yang mumpuni.

Raker kali ini dibuka oleh Pj. Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo. Dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terimakasih atas dipilihnya Merauke, Papua Selatan sebagai tuan rumah Raker P3E Papua.

Apolo juga berpesan agar hasil pengelolaan sumber daya alam harus diprioritaskan untuk peningkatan sumber daya manusia.

“Sumber daya alam harus dimanfaatkan secara bijak, dengan terus meningkatkan kapasitas SDM,” katanya.

Pada Raker ini, Pj. Gubernur Papua Selatan juga sekaligus meluncurkan Peraturan Gubernur Papua Selatan No. 88 tahun 2023 tentang Kebijakan dan Strategi Dalam Pengurangan dan Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga Provinsi Papua Selatan.

Dalam rangkaian kerjanya di Papua Selatan, Sekjen KLHK Bambang Hendroyono juga berkunjung ke Taman Nasional Wasur untuk meresmikan fasilitas sanctuary walabi, sekaligus peresmian gedung kantor BBKSDA Papua serta penyerahan bantuan peningkatan ekonomi produktif bagi masyarakat. Selain itu, dilakukan juga launching pelatihan pengarusutamaan gender MOOC KLHK. (BKT)

 

Baca juga: “KLHK Tetapkan 15 Hutan Adat di Kabupaten Gunung Mas Kalteng